Pada rumah-rumah kata
dimana pembicaraan hangat diseduh
tempat tepat jatuh sauh
jauh.
Pada halaman-halaman mata
ladang tumbuh berbagai aksara
telaga tanpa angkara.
Pada pulang aku berkata,
Kini kau menang.
-Yogyakarta, 16 Agustus 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar