Sabtu, 20 Mei 2017

Sabtu Siang, di Hadapan Jendela

jendelaku pusara bagi mimpi-mimpi yang gagal menjadi. kata-kata yang kutulis di sana menjadi bukti kekalahanku. daun-daun pohon nangka ditiup angin sambil menyanyikan lagu penghiburan. memandang langit bukan lagi pekerjaan yang sepele.

(ada yang  berontak meminta bebas dan aku hanya tahu cara menahannya di kepalaku.)

keresahan adalah denyut nadi kehidupan. karenanya manusia bergerak dan mencoba mengarahkan takdir, mengalahkan nasib buruk. mungkin sebagian lain yang tenggelam dalam keresahan sampai kehabisan napas adalah mereka yang gagal berevolusi dan dimakan kehidupan hidup-hidup? mungkin keresahan adalah salah satu cara alam menyeleksi kehidupan?

(ada tenang yang tumbuh di sana: eliminasi sederhana kehidupan. ia tak jahat pun baik, hanya melakoni peran.)

jendelaku pusara bagi mimpi-mimpi yang aku kecewakan. kata-kata tak lagi mengandung makna. daun-daun pohon nangka bergoyang ditiup angin, tak acuh. memandang langit tak pernah sesulit ini.


-Yogyakarta, 20 Mei 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar