Di suatu tempat di dalam kepala saya, Ingat dan Lupa adalah sepasang kekasih yang sedang ribut berebut sudut di pikiran saya. Saya akan pelan-pelan belajar menengahi mereka dengan membagi porsi yang tepat bagi masing-masingnya. Saya akan mengingatkan diri saya; kesepian adalah kebohongan yang hati saya pelihara, lalu perlahan melupakan makna rindu sebagai kamu. Saya akan melupakan luka, lalu mengingat-ingat dimana saya mendapat luka itu. Saya akan ingat dan lupa sekaligus. Kalimat barusan terdengar lucu; seperti senyummu. Ah, lihat bagaimana buruknya saya menjaga ingatan? Saya perlu dan akan belajar.
-Yogyakarta, Mei 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar